Kabarborneoraya.com : Banjarmasin
Rumah Zakat Kalimantan Selatan menyerahkan puluhan perangkat alat pelindung diri (APD) beserta bantuan uang operasional kepada perwakilan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Banjarmasin, Jumat sore (23/10/2026).
Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan pemadam seperti,
1.Selang pemadam 4 pcs
2.Seragam APD Sebanyak 6 pcs.
3.Kacamata Google 6 pcs.
4.Sepatu Boot 6 pcs.
5.Masker Respirator 6 pcs.
6.Masker KN95 6 kotak.
7.Helm Safety 6 pcs
Bantuan yang Berikan tersebut untuk dukungan operasional menunjang tugas relawan pemadam kebakaran yang selama ini aktif membantu penanganan kebakaran dan bencana yang ada di daerah terdampak.
Alvin Kepala Kantor Rumah Zakat Kalimantan Selatan, menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan para relawan yang bekerja di lapangan.
Menurut nya, pengalaman sejumlah kejadian sebelumnya menjadi pelajaran penting tentang pentingnya perlengkapan keselamatan bagi para Relawan Damkar .
“iya Mengatakan Kami Bersama Rumah Zakat memiliki keprihatinan yang besar atas gugurnya salah satu pejuang kemanusiaan karena kurangnya APD atau perlengkapan keselamatan saat bertugas. Kami berkomitmen selain ikut terjun langsung ke lapangan, juga ingin mendukung agar teman-teman pemadam kebakaran terlindungi. Keselamatan mereka tidak hanya mengandalkan semangat, tetapi juga harus didukung peralatan yang lengkap agar bisa lebih fokus dan terjaga keselamatannya,"ungkap nya.
dalam kegiatan Tersebut Hadir Kepala BPBD Kalimantan Selatan, Husni Thamrin, yang turut memberikan apresiasi atas kontribusi Rumah Zakat yang dinilainya telah banyak membantu masyarakat, terutama dalam penanganan berbagai bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Ini luar biasa dan menjadi perhatian pemerintah kota Banjarmasin. kami mendapat arahan Menghadiri undangan, kami diperintahkan untuk hadir. Rumah Zakat sangat membantu melalui berbagai aksi nyata yang telah dilakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana, khususnya saat ini dalam penanganan karhutla,” kata Husni Thamrin.
BPBD berharap semakin banyak pihak turut berpartisipasi membantu penanganan bencana. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat sangat penting agar berbagai persoalan kebencanaan dapat ditangani lebih cepat.
“Kalau tidak hanya Rumah Zakat, kalau semua seperti ini tentu keadaan akan lebih cepat tertangani. Kita melihat banyak bantuan diberikan. Kami berterima kasih karena pemerintah tidak sendiri, banyak yang membersamai untuk menuntaskan bencana karhutla ini,” ucap nya.. (Kbr)



0 Komentar