BANJARMASIN, Kabarborneoraya.com— Dalam rangka meningkatkan disiplin dan mengoptimalkan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Banjarmasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) maraton ke sejumlah fasilitas instansi pemerintah sejak Jumat (16/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026).
Rangkaian sidak diawali pada Jumat kemarin dengan menyasar empat kelurahan di wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah, yakni Kelurahan Kertak Baru Ulu (KBU), Kelurahan Kertak Baru Ilir (KBI), Kelurahan Antasan Besar, dan Kelurahan Teluk Dalam.
Kegiatan penegakan disiplin ini berlanjut pada Senin (19/10/2026) di Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, dan puncaknya pada Selasa (20/10/2026) pagi, Sekda melakukan peninjauan langsung ke Puskesmas Sungai Andai dan Puskesmas Sungai Jingah.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin bertugas tepat waktu dan tidak mangkir dari kewajibannya melayani masyarakat.
Dari hasil peninjauan di empat kelurahan pada hari pertama sidak, Sekda Ichrom Muftezar S.S.TP mendapati adanya oknum pegawai yang tidak berada di tempat kerja saat jam pelayanan berlangsung. Secara kumulatif, ditemukan masing-masing satu orang ASN tidak hadir di setiap kelurahan tersebut.
”Memang ada beberapa pegawai yang tidak berada di tempat saat kami melakukan sidak. Namun mereka memiliki alasan beragam; ada yang memang bertugas di lapangan, dan ada pula yang tanpa keterangan,” ujar Ichrom Muftezar saat memberikan keterangan Selasa (20/10/2027).
Menanggapi temuan pegawai yang membolos atau keluar tanpa keterangan sah, Sekda langsung mengambil tindakan tegas dengan menginstruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin untuk melayangkan surat teguran/peringatan.
”Bagi yang tanpa keterangan, saya sudah instruksikan kepada BKD Diklat Banjarmasin untuk memberikan surat peringatan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Ini sekaligus menjadi contoh dan pengingat bagi pegawai lain agar selalu hadir tepat waktu,” tegasnya.
Sekda menjelaskan bahwa aksi sidak maraton ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Wali Kota Banjarmasin untuk membenahi dan meningkatkan kinerja pelayanan aparatur di tingkat basis (kelurahan, kecamatan, hingga unit kesehatan).
”Pak Wali memang menginstruksikan kepada kami bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan performa layanan. Tentu di awal ini kunci utamanya adalah peningkatan disiplin disiplin yang paling terlihat adalah kehadiran tepat waktu dan memanfaatkan seluruh jam layanan untuk masyarakat,” tambah Tezar.
Terkait kekhawatiran masyarakat akan terganggunya pelayanan saat ada pegawai yang keluar, Muftezar memastikan bahwa sistem pelayanan tetap berjalan karena diantisipasi oleh pegawai lain yang bersiaga di lokasi.
Di akhir keterangannya, Tezar mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemkot Banjarmasin agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta bersikap responsif terhadap kebutuhan warga.
“Kami mengimbau agar seluruh ASN dapat meningkatkan disiplin dan memberikan pelayanan terbaik. Sebagai aparatur pemerintah daerah, kita harus hadir di tengah masyarakat dan cepat tanggap melayani,” pungkasnya. (Rian/tlk.B)

0 Komentar