Kabupaten Banjar,kabarborneoraya.com Dugaan aksi pemukulan yang melibatkan dua pejabat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar menghebohkan kalangan pegawai. Peristiwa yang disebut-sebut terjadi usai apel di halaman kantor itu kini tengah ditangani secara internal melalui proses mediasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga melibatkan seorang kepala dinas berinisial IJ dan seorang kepala bidang berinisial AY. Keduanya dikabarkan terlibat cekcok yang berujung pada dugaan pemukulan oleh salah satu pejabat terhadap atasannya.
Menanggapi informasi yang beredar, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, membenarkan adanya gesekan di internal organisasi. Namun, ia menegaskan persoalan tersebut masih dalam tahap penyelesaian melalui mediasi.
“Ada sedikit-sedikit gesekan yang sebenarnya bisa kita selesaikan dengan diskusi, rapat, dan arahan seperti itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).
Yudi menegaskan, apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran disiplin, termasuk dugaan tindakan kekerasan, Pemerintah Kabupaten Banjar tidak akan tinggal diam.
“Kalau memang mengarah kepada persekusi dan sebagainya, pasti kita akan melakukan penegakan disiplin kepada yang bersangkutan,” tegasnya.
Saat ditanya apakah persoalan tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian, Yudi menyebut sejauh yang diketahuinya belum ada laporan resmi. Ia juga mengaku masih menunggu informasi lengkap mengenai kronologi kejadian.
“Sepengetahuan saya belum sampai ke sana. Tapi sementara kita sudah mendengar informasi itu dan saat ini sedang dilakukan mediasi kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan maupun klarifikasi resmi dari kedua pejabat yang disebut dalam informasi tersebut. Redaksi juga masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi lebih lanjut..(Skbr/Digital.com/kbr)


0 Komentar