*Disperdagin Kota Banjarmasin Rutin Lakukan pemantauan Ke Sejumlah pangkalan LPG 3 Kilogram Yang Ada di kota Banjarmasin*

Kabarborneoraya.com Banjarmasin : 

Dinas Perdagangan dan perindustrian kota Banjarmasin (Disperdagin) melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) terkait harga LPG 3 kilogram di pasaran. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt kepala dinas perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin ir H.Noorsyahdi,didampingi oleh Kepala bidang Penguwatan perdagangan Faisal Aqli dan sejumlah perangkat lain nya seperti bagian ekomi, perijinan, satpol pp, kecamatan juga perangkat Sekretariat pemko lain nya. 

"Saat di konfirmasi Plt Kepala Dinas perdagangan dan perindustrian Kota Banjarmasin ir H. Noorsyahdi, Melalui Kabid Penguwatan perdagangan Faisal Aqli  Hari Jum,at lalu Mengatakan pihak nya melakukan pemantauan ke pangkalan LPG 3 kilo gram sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait tingginya harga gas LPG 3 kilogram di pasaran, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok, kestabilan distribusi, serta kepatuhan agen dan pangkalan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa kenaikan harga LPG 3 kg dipengaruhi oleh adanya penurunan jumlah pasokan yang diterima pangkalan dari Pertamina. Kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan LPG di tingkat pangkalan dan memicu kenaikan harga jual kepada masyarakat.

Menindaklanjuti temuan tersebut, dinas terkait meminta agar jadwal pengiriman LPG dari pusat ke pangkalan disampaikan secara jelas dan transparan. 

Faisal Aqli pun menegaskan agar pangkalan LPG memprioritaskan penjualan kepada masyarakat sekitar dan tidak mendahulukan penyaluran ke luar daerah maupun ke warung-warung pengecer.

“Saat ini kami berikan teguran lisan, namun kami akan melakukan sidak rutin setiap minggu ,Jika pelanggaran masih ditemukan, akan kami tindaklanjuti dengan sanksi tertulis resmi sesuai peraturan yang berlaku,” tegas nya. 

Meski jumlah pasokan LPG 3 kg mengalami penurunan, sebagaimana tercantum dalam Surat Hiswana Migas Nomor 002/HM/MLM/I/2026 tentang penurunan kuota tahunan LPG 3 kg dari 3.117 pada tahun 2025 menjadi 2.913 pada tahun 2026, ketersediaan LPG di sejumlah pangkalan di wilayah Kota Banjarmasin dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apabila pendistribusian dilakukan secara baik dan tepat sasaran.

Namun demikian, potensi kelangkaan LPG 3 kg masih dapat terjadi akibat pengurangan jumlah pasokan per kendaraan saat proses distribusi, yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan kelancaran penyaluran ke pangkalan.

Pemerintah kota Banjarmasin melalui dinas perdagangan dan perindustrian  menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan LPG 3 kg, serta memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran kepada masyarakat, "ucap nya.


Editor : Mahdi

Posting Komentar

0 Komentar