Banjarmasin : Mediapublik.com Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengaktifkan monitor pemilahan sampah skala rumah tangga yang dikoordinatori camat hingga lurah.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Senin, menyampaikan instruksi langsung kepada para camat dan luruh agar menjadi garda terdepan di masyarakat untuk monitoring secara intens dan memetakan secara konkret terhadap teknis pemilahan hingga pengelolaan sampah yang dilakukan di tingkat bawah.
Langkah ini harus diambil, kata Yamin, guna mempercepat respons penanganan sampah di lapangan yang masih menjadi tantangan serta memastikan kebersihan lingkungan itu terjaga hingga ke pelosok pemukiman.
"Ulun (saya) berharap dengan kewenangan yang dimiliki, camat dan lurah bisa membersamai penanganan sampah yang ada di kota Banjarmasin," ujarnya.
Dia mengungkapkan hasil monitoring dari Kementerian Lingkungan Hidup RI yang mencatat masih adanya titik-titik tumpukan sampah liar yang cukup mengganggu mobilitas masyarakat di kota ini.
"Hal ini tentu menjadi evaluasi kita, ulun (saya) selalu menuntut adanya inovasi dari camat maupun lurah agar kita bisa segera keluar dari persoalan ini. Juga berharap Kadis LH yang baru dapat memberi dorongan motivasi dan dukungan, termasuk anggaran yang ada di DLH kalau memang dibutuhkan kita geser saja ke kecamatan dan kelurahan," ujarnya.
Pemkot Banjarmasin menggalakkan pemilahan sampah untuk menangani darurat sampah akibat ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup sejak Februari 2025 hingga sekarang.
Pemkot Banjarmasin tidak hanya mendirikan rumah pilah sampah di setiap kelurahan, namun juga mengajak masyarakat untuk memilah sampah sebelum membuangnya ke TPS.
Sampah yang bernilai ekonomis seperti sampah botol plastik dan lainnya bisa diserahkan di bank-bank sampah, sedangkan sampah yang basah bisa dijadikan kompos untuk mengurangi beban timbunan sampah di TPS yang akhirnya dibuang ke TPAS Banjarbakula di Kota Banjarbaru.
Upaya Pemkot Banjarmasin ini didukung DPRD Kota Banjarmasin Hj Neli Listiani agar penanganan sampah lebih maksimal lagi.
Dia pun juga sudah melakukan kunjungan kesejumlah TPS 3R untuk melakukan pengawasan langsung sekaligus memberikan motivasi untuk pemilahan sampah di lingkungan masyarakat.
Diantara TPS 3R yang dikunjungi Hj Neli yang juga Ketua TP PKK Banjarmasin tersebut adalaj TPS 3R Gadang, TPS 3R Angsana, TPS 3R Abdi Lestari Mantuil, TPS 3R Basirih Selatan, TPS 3R Gandapura Kelayan Selatan, TPS 3R Tanjung Pagar, dan TPS 3R Lingkar Madani..(Ant)

0 Komentar