Kabarborneoraya.com Banjarmasin Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memberikan insentif lebaran bagi para petugas kebersihan atau biasa disebutnya pasukan kuning pada 2026.
"Karena dalam ketentuan tidak ada THR untuk pasukan kuning, tapi kita bijaksanai dengan memberikan mereka insentif lebaran sebagai penghargaan atas kinerja mereka," ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin H Edy Wibowo di Banjarmasin, Kamis.
Dia mengungkapkan, sesuai peraturan pemerintah, pemberian THR dari pemerintah hanya diperuntukkan bagi PNS, PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.
"Petugas kebersihan ini tidak masuk kategori tiga itu, karena mereka adalah pekerja penerima upah, hingga tidak bisa diakomudir sesuai dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah terkait THR dari pemerintah," ujarnya.
Namun, menurut Edy, pemerintah daerah diperbolehkan memberikan kesejahteraan bagi pasukan kuning, di mana di sana ada penyapu jalan, supir truk sampah dan lainnya dapat insentif khusus pada lebaran ini sesuai kemampuan keuangan daerah.
"Kita perhitungkan bisa memberikan itu," ujarnya.
Ketiadaan THR untuk pasukan kuning ini sempat viral dan jadi perhatian DPRD Kota Banjarmasin, hingga menggelar rapat dengan instansi terkait pemerintah kota, yakni Dinas Lingkungan Hidup dan BPKPAD Kota Banjarmasin.
Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar, di Banjarmasin, Kamis, mengungkapkan pihaknya merasa prihatin atas tidak adanya THR bagi pasukan kuning, padahal mereka bekerja sangat keras setiap hari untuk kebersihan kota ini.
"Dan mereka pekerja di bawah pemerintah kota," paparnya.
Karenanya, ucap dia, harus ada solusi bagi pasukan kuning agar mereka bisa bahagia menghadapi lebaran ini dengan adanya tambahan penghasilan.
"Dalam rapat disepakati adanya pemberian insentif bagi mereka, sekitar Rp500 ribu per orang," ujarnya.
Menurut dia, pemberian insentif itu bersumber dari anggaran di Dinas Lingkungan Hidup kota.
"Disampaikan pada rapat tadi siap anggarannya untuk sekitar 1.600 orang petugas kebersihan," ujarnya.. (Ant/kbr)

0 Komentar