Kabarborneoraya.com Banjarmasin Pemerintah Kota Banjarmasin,memprioritas untuk penanganan program kawasan permukiman atau kawasan kumuh pada tahun 2026,
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin H. Chandra Iriandy ST di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, program penanganan kawasan permukiman kumuh di antaranya perbaikan fasilitas infrastruktur jalan lingkungan, Bedah rumah,dan juga sanitasi hingga perumahan tidak layak huni.
Tentunya dengan penanganan ini tujuan nya adalah untuk meningkatkan kualitas Hidup masyarakat, juga meningkatkan derajat dan kesehatan masyarakat yang ada di sana.
"Menurut nya,kawasan permukiman kumuh di kota ini masih seluas 300 hektare sesuai data sejak 2022 hingga 2026,alhamdulilah di tahun 2025 yang lalu sudah kami laksanakan,untuk bedah rumah dan pembangunan WC sekitar 80 unit, dengan target sekitar 65 Hektare pertahun dengan berbagai program.
Dari data tahun 2022, luas kawasan permukiman kumuh di kota banjarmasin sekitar 500 hektare di lima kecamatan, ditangani secara bertahap hingga 2025 sudah sekitar 200 hektare lebih yang tertangani," Ucap nya.
Tentunya, ungkap dia, penanganan kawasan permukiman kumuh, khususnya di wilayah kota Banjarmasin program penanganan tersebut berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Candra Pun berharap kepada masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan perbaikan tersebut bisa memelihara dan menjaganya.. (Kbr)
Editor : Mahdi



0 Komentar