Banjarmasin Bangun Sarana Transportasi Terintegrasi di kawasan kota lama

Kabarborneoraya.com : Banjarmasin Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membangun sarana transportasi terintegrasi di kawasan Kota Lama yang menjadi salah satu ikon pariwisata kota setempat.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Sabtu, menyampaikan, dibangunnya shelter air atau dermaga sungai Kota Lama yang berada di pinggiran Sungai Martapura tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi publik kota yang terintegrasi antara darat dan sungai.

Menurut dia, dengan memanfaatkan karakter kota sungai, khususnya Sungai Martapura yang menjadi ikon kota ini, pemerintah menilai integrasi transportasi darat dan sungai dapat membuka peluang baru bagi efisiensi perjalanan sekaligus mendukung sektor ekonomi dan pariwisata kota.

Apalagi Kota Tua masuk ikon pariwisata Kota Banjarmasin yang terus dikembangkan untuk menarik kunjungan wisata daerah.

"Sebagai kota seribu sungai, transportasi sungai di daerah kita masih sangat aktif, ini yang terus dibangun untuk terintegrasi dengan layanan trasportasi darat," ujarnya.

Tidak hanya di kawasan Kota Lama di Banjarmasin Tengah, shelter air atau dermaga sungai juga sudah dibangun di beberapa titik di kota ini, seperti di Siring Sungai Nol Kilometer, Siring Sungai Piere Tendean, di depan RS Sultan Suriansyah di Siring RK Ilir Banjarmasin Selatan, hingga di Objek Wisata Religi Kubah Basirih di Banjarmasin Barat dan Masjid Sultan Suriansyah di Kuin, Banjarmasin Utara.

"Kita akan kembangkan terus program ini, sehingga layanan transportasi sungai dan darat di daerah kita terus aktif untuk terus melestarikan kearifan lokal," kata Yamin.

Sebagaimana diketahui, kata dia, Pemkot Banjarmasin memiliki layanan transportasi umum Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin yang melayani masyarakat ke berbagai tujuan di wilayah kota ini.

"Operasional BTS Trans Banjarmasin ini juga melayani penumpang di titik-titik shelter air, inilah wujud integrasi transportasi yang kita bangun itu," katanya.

Dinyatakan Yamin, kehadiran program ini menjadi peluang bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.. (Ant/kbr)

Posting Komentar

0 Komentar