PALANGKARAYA di Kepung ASAP

Palangkaraya, kabarborneoraya.com.

Kondisi Kota Palangka Raya hari ini Minggu (20/9/2026) masih *darurat asap*. Kabut pekat belum hilang, jarak pandang bandara 300 meter, dan warga diminta selalu pakai masker. Menurut pantauan KBR.Com daerah pusat kota seperti Jalan Tjiilik Riwut dan sekitarnya menjelang siang asap berkurang dan mulai cerah.

Berikut  3 sektor terdampak:

1. KONDISI SEKOLAH & KESEHATAN

PM2,5 sempat tembus *604 µg/m³ kategori BERBAHAYA* dan jarak pandang 300 meter. Dinas Pendidikan perpanjang PJJ. Total di Kalteng *795 sekolah / 141.981 siswa* PJJ. Dinkes catat *72.431 kasus ISPA se-Kalteng*, Palangka Raya saja 4.000+ kasus.

2. KONDISI PENERBANGAN - BANDARA TJILIK RIWUT LUMPUH

- Jarak pandang di bawah *1.000 meter*, pagi ini anjlok ke *300 meter* - di bawah batas aman penerbangan

- *13 penerbangan dibatalkan* pada 30 Agustus (rute Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogyakarta)

- *22 penerbangan Soetta-Kalimantan dibatalkan* pada 13 September (termasuk Palangka Raya, Pontianak, Sampit)

- Sepanjang Agustus: *delay total 290 menit*, ada pesawat Return to Base, Go Around, dan holding di udara

- Maskapai Lion Group & Garuda beri *full refund*

3. KONDISI TANGGAP DARURAT BNPB & BPBD DAERAH

*a. Status Tanggap Darurat Diperpanjang*

Pemkot Palangka Raya perpanjang status tanggap darurat *30 hari, 9 September - 8 Oktober 2026*. Ini sudah perpanjangan kedua kalinya. Tujuannya agar bisa dapat bantuan pusat dari BNPB seperti water bombing. 14ca

*b. Data Kebakaran Makin Parah*

BPBD catat dari 1 Juni - 11 September: *510 kejadian karhutla, 1.039 hektare lahan hangus*. Kecamatan Jekan Raya tertinggi 338 kejadian, Sebangau 106 kejadian. 7373

*c. Kendala di Lapangan & Solusi BNPB*

Plt Kalaksa BPBD Hendrikus Satria Budi bilang kendala utama adalah *minimnya sumber air dan akses jalan sulit, mobil tangki sering terjebak*.

Solusi yang dilakukan:

- Buat *embung portabel 5.000 liter* di Jekan Raya dan di Jalan Tabat Kalsa pakai sumur bor warga untuk isi ulang truk tangki cepat

- Kerahkan *ratusan personel gabungan*: BPBD Kota, BPBD Provinsi, TNI, Polri, Manggala Agni, BKSDA, relawan, Masyarakat Peduli Api

- *1 unit helikopter water bombing milik BNPB* dikerahkan untuk pemadaman udara

- Palangka Raya dan Pulang Pisau ditetapkan *Prioritas Nasional oleh BNPB* - dapat tambahan pesawat water bombing, alat darat, dan Operasi Modifikasi Cuaca 3952b49d14cafd01200a

*d. Usulan Tambahan Bantuan*

Pemko sedang usulkan tambahan anggaran dan logistik ke pusat. Wakil Wali Kota Achmad Zaini: "BNPB berkomitmen bantu pemerintah daerah, tidak terkecuali Palangka Raya". 6929

Warga diimbau lapor titik api ke *Call Center 112* dan jangan buka lahan dengan membakar.   

Jangan lupa selalu pakai masker. Semoga curah hujan yang dirindukan akan segera turun membasahi bumi ini. (Hart/KBR.Com)

Posting Komentar

0 Komentar